CSV vs JSON: Mana yang Harus Dipilih?
CSV (Spreadsheets)
Format terbaik untuk analisis data manusia. Digunakan di Microsoft Excel, Google Sheets, dan penyimpanan data tabular yang hemat ruang.
JSON (Web APIs)
Format standar untuk pertukaran data di web modern. Digunakan oleh JavaScript, REST API, dan database NoSQL seperti MongoDB.
Mengapa Konversi?
Developer sering menerima data klien dalam format Excel (CSV) tetapi membutuhkan format JSON untuk mengimpornya ke dalam aplikasi atau database.
Cara Kerja Konverter
- Parsing Header: Baris pertama CSV dianggap sebagai "Key" atau properti objek (misal: `id, name, age`).
- Iterasi Baris: Setiap baris berikutnya dianggap sebagai satu objek data.
- Mapping: Nilai dipisahkan berdasarkan koma dan dipetakan ke header yang sesuai.
- Serialisasi: Array objek hasil mapping diubah menjadi string JSON yang terformat rapi (Pretty Print).
Tips Pro: Pastikan tidak ada koma tambahan di dalam nilai data Anda, atau gunakan tanda kutip ganda `"..."` untuk membungkus teks yang mengandung koma.
FAQ Data Tool
Apakah data saya aman?
Ya. Konversi terjadi di browser Anda (Client-Side JavaScript). Data CSV Anda tidak pernah diunggah ke server kami.
Bisakah mengonversi file besar?
Karena proses berjalan di browser, kami menyarankan file di bawah 10MB agar browser tidak lag. Untuk file gigabyte, gunakan software backend khusus.
Apakah mendukung Nested JSON?
Saat ini alat ini mendukung struktur "Flat JSON" (Array of Objects), yang merupakan output standar untuk sebagian besar kebutuhan migrasi database.
AllTools CSV to JSON adalah konverter data online gratis. Ubah Excel ke JSON, CSV parsing untuk API, dan format data tabular ke JavaScript Object Notation dengan mudah.