Apa itu Percent-Encoding?
Keamanan URL
URL hanya boleh mengandung karakter ASCII tertentu. Karakter spesial seperti spasi, emoji, atau simbol harus diubah menjadi kode persen (%) agar aman dikirim.
Query Parameters
Saat mengirim data lewat URL (metode GET), karakter seperti `&` dan `=` memiliki arti khusus. Encoding mencegah data terpotong atau salah dibaca.
SEO Friendly
Mesin pencari lebih menyukai URL yang bersih dan valid. Menggunakan encoding yang tepat membantu bot Google mengindeks halaman Anda dengan benar.
Tabel Referensi Populer
| Karakter | Encoded (Hex) | Deskripsi |
|---|---|---|
| Spasi | %20 | Paling umum ditemukan |
| / | %2F | Pemisah direktori |
| ? | %3F | Awal query string |
| @ | %40 | Simbol email |
FAQ URL Encoding
Apa bedanya %20 dan +?
`%20` adalah encoding standar untuk spasi di path URL. Tanda tambah `+` dulunya digunakan untuk spasi di query string (warisan lama), tetapi `%20` lebih universal dan disarankan.
Apakah UTF-8 didukung?
Ya. Alat ini menggunakan `encodeURIComponent` yang secara otomatis menangani karakter UTF-8 (seperti emoji atau huruf Arab/Mandarin) dengan benar.
Mengapa URL saya rusak setelah di-decode?
Biasanya karena "Double Encoding" (URL di-encode dua kali). Cobalah menekan tombol Decode beberapa kali sampai teks terbaca.
AllTools URL Encoder adalah konverter URI online gratis. Decode karakter escape, format query parameter, dan pastikan link Anda valid untuk browser dan API.